Denpasar , 23 Agustus 2011
Sudah seminggu ini aku menghindari Satria , kami seperti bermain petak umpet . Tiap kali dia melihatku , aku langsung meghilang sebelum dia sempat mengejarku . Telepon darinya tak pernah kuangkat , sms-nya pun hanya kubalas dengan kata sibuk . Sebenarnya aku sangat tak menyukai hal ini , kekanakan sekali , tapi aku memang benar-benar tidak sanggup menemuinya sementara ini .
Aku berlari kecil menyususri koridor kampus saat ini , dibelakangku Satria mengejarku sambil memanggil namaku . Tiba-tiba seseorang menarik tanganku masuk ke kelas kosong sambil membekap mulutku saat aku akan berteriak .
"Ssssstttt....kamu mau sembunyi dari dia kan?" , tanyanya dan saat itulah aku baru melihatnya . Senja . Aku mengangguk menjawab pertanyaannya . Dia lalu melepaskan bekapannya dari mulutku . Satria berlari melewati ruangan itu dan aku langsung menghela nafas melihatnya .
"Seru banget kalian , aku boleh ikut main gak?" , tanyanya membuatku mendelik kesal . Senja , ya Senja...siapa yang tidak tahu dia . Berandalan kampus yang banyak membuat onar karena kenakalannya dan banyak membuat cewek-cewek gila karena ketampananya .
"Gak usah ikut campur!" , jawabku ketus dan aku segera berjalan keluar dari kelas itu , pulang .
**
"Sembunyi lagi?" , tanya seseorang yang membuatku terjungkal dari jongkokku karena terkejut . Aku tak menyadari seseorang yang ikut jongkok disampingku . Kulihat Senja disana tersenyum jahil padaku . Bagaimana bisa dia ada disini , pikirku . Aku segera bangkit setelah Satria tak tampak lagi dari pandanganku .
"Kenapa mesti sembunyi sih?Kamu ada utang ya ke dia?" . Aku mendelik kesal padanya dan bergegas berlalu dari hadapannya , tapi dia malah mencekalku .
"Eh , mau ngapain kamu?" , aku menatapnya tajam saat itu .
"Bantuin kamu,bayar utang ke dia!" , lalu ditariknya aku kearah dimana aku terakhit melihat Satria tadi . Aku berontak tapi tak sanggup melepaskan cekalan tangannya di tanganku .
"Lepasin!Lepasin!Lepasin!!" , teriakku .
"Udah tenang aja!" , aku semakin panik mendengar jawabannya itu dan semakin keras memberontak . Tiba-tiba dia berbalik menatapku dan aku pun terkejut melihatnya , lalu tanpa kusangka-sangka dia meraih dan membopongku segera . Aku shock hingga tak tahu harus berkata apa . Tapi begitu tersadar....
"Senjaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa......................" .
dinar-030911-
-bersambung-
kunjungan perdana di tempat ini :(
BalasHapussalam kenal..
belajar Photoshop
makasih buat kunjungannya!salam kenal , tapi kok emoticonnya sedih?kenapa?
BalasHapus