Senin, 27 Juni 2011
Cinta Hujan 04
"Kamu gak mengikutiku kan?" , tanyanya dan aku yang mendengar itu menoleh dan berniat bertanya apa maksud ucapannya . Tapi saat melihat wajahnya aku sontak terkejut .
"Okeh , kalo liat dari tampang lo , pasti lo gak ngikutin gue kesini!" .
"Kok kamu bisa ada disini?" , tanyaku .
"Loh , ini kan hotel!" , jawabnya membuatku tampak bodoh telah mengajukan pertanyaan itu .Aku mengangguk lalu kembali sibuk dengan ponselku untuk mengalihkan perasaan gugupku karena berada di sampingnya . Begitu pintu lift terbuka aku segera melangkah keluar dan menuju ke taman . Setelah menemukan kursi dengan pemandangan yang indah , aku pun segera duduk dan menenangkan hati .
"Gimana bisa sih dia nginep disini!" , omelku.
"Emang gak boleh gue nginep disini?" , ujarnya tiba-tiba dan aku tersadar dia sudah duduk di sampingku .
"Hah , ehmmm boleh kok , gak ada larangannya kan!" , jawabku dan langsung membuang pandanganku ke arah laut . Hari ini dia tampak tampan sekali . Dengan sweater biru langit dan dan celana jeans putihnya melengkapkan kesempurnaan wajah Takeshi Kaneshiro miliknya . Sedangkan aku yang hanya menggunakan rok batik panjangku dan kaos putih favoritku tampak biasa saja disampingnya .
"Ada acara disini?" , tanyanya .
"Iya liburan ma temen-temen kantor!" , jawabku . Dia pun mengangguk dan ikut memandangi laut yang terhampar di depan kami . Lama kami hanya terdiam , aku menikmati pemandangan yang ada di depanku dan dia...ahhh entah apa yang ada di pikirannya saat itu .
"Aku pergi dulu!" , ujarku sambil bangkit dari kursi itu , dan dengan cepat dia menahan tanganku membuatku mengerutkan kening . Ditariknya tanganku hingga aku terduduk kembali disampingnya .
"Tetaplah disini sebentar saja! Aku sedang mengagumi keindahan di depan kita dan aku tak ingin menikmatinya sendirian!" . Aku hanya terdiam lalu dia menyandarkan kepalanya di bahuku membuatku terkejut .
Selasa, 07 Juni 2011
cinta hujan 03
"Hei Din!' , panggilnya .
"Ya?" , jawabku .
"Gue gak suka liat cewek nangis!Jadi jangan nangis lagi!Dan gue juga gak suka kalo ada yang suka gue karena sikap gue ke orang itu!" , ujarnya kalem tapi membuatku terhenyak . Bagaimana bisa dia sampai berpikir begitu , sedangkan akku sudah berusaha tak memperlihatkan rasa tertarikku padanya sedikit pun . Dia meninggalkanku yang terbengong di depan gerbang sendirian .
"Apa aku kelihatan menyukainya tadi!" , pikirku sambil merenung . Tiba-tiba sebuah pesan singkat masuk ke ponselku . Nomer baru .
Jgn tnya gmn gw tau no lo!yg pasti buruan tdr dan gk usah mikirin mksd ucpn gw td!-Windu-
Aku langsung tersenyum membacanya , bagaimana bisa aku gak mikirin ucapannya tadi kalau dia mengingatkannya . Aku menghela nafas lalu memeluk bantalku dan memutuskan untuk tidur saja daripada pusing memikirkan hal itu .
Minggu, 05 Juni 2011
cinta hujan 02
Hanya perlu 10 menit untuk sampai disana , dan aku segera membayar taksi dan keluar menuju pantai Kuta di malam hari . Suasana di daerah ini memang sangatlah ramai , dan aku rasa gak pernah ada jam tidur disini , tapi tak apa aku hanya ingin menikmati malah hari di denpasar . Aku menyusuri pantai yang walau pun malam tapi masih banyak yang nongkrong disana . Mencari tempat yang sedikit terang dan duduk di pinggir pantai itu , menikmati deburan ombak , dan hembusan angin yang sedikit menghilangkan penatku selama sebulan ini . Kurang lebih 15 menit aku disana sebelum memutuskan untuk berjalan menyusuri pertokoan di situ . Jarum jam menunjukkan pukul 9 malam lewat 12 menit dan suasana disana malah semakin ramai . Aku sedang melihat-lihat aktivitas malam hari Kuta , saat tiba-tiba seseorang menabrakku .
"Ups, sorry!" ucapnya dan aku pun tersenyum seraya mengangguk . Saat akan beranjak dari sana dia malah memegang tanganku .
"LO gak bisa pergi begitu aja , gue kan udah bilang sorry!" , ujarnya membuatku mengerutkan kening.
"Maaf?Saya masih gak ngerti,bukannya kamu yang nabrak saya!".
"Iya memang , tapi kan gue udah bilang maaf tadi , terus kenapa lo gak menjawab permintaan maaf gue?".
"Hemm....saya maafin , sekarang tolong lepasin tangan saya!".
"Udah terlamabat , lo harus nemenin gue minum dulu!" , lalu dia menarikku ke sebuah club yang ada disitu .
"Hei, apa kamu gak liat saya mengenakan apa?" , protesku . Tapi dia tetap menarikku masuk ke dalam club dan membawaku ke sebuah meja yang sepertinya telah dipesannya bersama teman-temannya .
"Wietz...dapet juga lo!" , ucap salah satu temannya .
"Iya nih , gue udah bawa cewek jadi gue gak kalah taruhan ya!" , ucapnya sambil merangkulku .
"OKEH CUKUP!!" , bentakku yang malah membuat mereka tertawa , dan aku pun segera berbalik hendak keluar saat cowok itu memegang tanganku lagi . Tapi tiba-tiba...
"Lepasin dia!" , ujar seseorang yang membuatku menoleh dan terkejut melihatnya .
"Lepasin dia Ken!Sudah cukup kalian main-main!" . Cowok yang bernama Ken itu melepaskan pegangan tangannya padaku dan aku segera berlari keluar dari club . Diluar aku bergegas menjauh dari tempat itu saat tiba-tiba seseorang mencekal tanganku lagi . Ya ampunnnn orang-orang hobi banget megang tanganku....gumamku .
"Gue anter lo pulang!" , ucapnya membuatku menoleh dan melihat dia lagi , cowok di pesawat itu .
"Jangan pernah jalan sendirian malam hari, bahaya buat cewek!" , lalu dia menarikku ke mobil Humvee putih miliknya yang masih teringat dipikiranku itu .
"Lo mau liat kota ini di malam hari?" tanyanya .
"Iya!" , jawabku .
"Okeh gue antar lo berkeliling kota!" .
Aku masih mengingat sosoknya yang tak banyak bicara itu , terkadang sepertinya dia sangat galak dan ketus , tapi aku merasa sebenarnya dia adalah orang yang sangat ramah . Aku hanya tersenyum lalu membuang pandanganku ke depan dan menikmati jalanan di kota itu pada malam hari .
Sabtu, 04 Juni 2011
Cinta Hujan 01
"Pake aja!" , ucapnya tegas , dan aku pun berterima kasih dan mengambilnya .
"Aku akan ganti sapu tanganmu nanti , boleh minta alamatmu?Biar aku bisa mengirimkannya" .
"Gak perlu , lo pake aja !Gue masih banyak sapu tangan , aku cuma gak suka ngeliat orang nangis!" , ujarnya tegas . Aku tersenyum,lalu sekali lagi aku mengucapkan terima kasih .
Pesawat mendarat di bandara Ngurah Rai-Denpasar , dan aku pun segera turun setelah mengambil tas ranselku .
"Terima kasih sekali lagi Mas , dan selamat tinggal!" , ucapku sambil menepuk bahunya saat aku mendahuluinya di pintu keluar . Aku memasuki taksi dan meninggalkan bandara , dan saat melewati sebuah mobil humvee putih aku melihat pria itu sekali lagi , aku melihatnya dengan seksama dan mengingat wajah Takeshi Kaneshiro miliknya dengan baik . Sebenarnya sejak dia mengulurkan sapu tangannya untukku aku sudah pasti akan selalu mengingatnya , hanya saja karena aku tahu , kami takkan pernah bertemu lagi maka ku tanamkan wajahnya baik-baik di kepalaku . Tubuhnya yang tinggi atletis dan sikapnya yang misterius begitu mengusikku , tapi aku menggelengkan kepala sekali lagi dan menghela nafas , kamu takkan pernah bisa mendapatkan orang seperti itu karena orang-orang terbaik pasti sudah ada yang memiliki . Aku menyandarkan badanku dan menatap jalanan di kota ini . Kota baru yang akan kutinggali sampai waktu yang belum bisa kutentukan . Lalu taksi itu berhenti di sebuah rumah dan aku pun segera turun dan membayarnya .
"Selamat datang di kehidupan barumu Dinda!" , gumamku
Jumat, 03 Juni 2011
lirik I Do - Colbie Calliat
If all relationships were nothing but a waste of time
I never wanted to be anybody's other half
I was happy to say that our love wouldn't last
That was the only way I knew to that you
You make we wanna say
I do, I do, I do, do do do do do do doo
Yeah, I do, I do, I do, do do do do do do doo
Cause every time before we spend like
Maybe yes and maybe no
I can live without it, I can let it go
Ooh, I did, I get myself into
You make we wanna say I do, I do, I do, I do, I do, I do,
Tell me is it only me
Do you feel the same?
You know me well enough to know that I'm not playing games
I promise I won't turn around and I won't let you down
You can trust and never feel it now
Baby there's nothing, there's nothing we can't get through
Colbie Caillat I Do lyrics found on http://www.directlyrics.com/colbie-caillat-i-do-lyrics.html
So can we say
I do, I do, I do, do do do do do do doo
Oh baby, I do, I do, I do, do do do do do do doo
Cause every time before we spend like
Maybe yes and maybe no
I won't live without it, I won't let it go
Wooh Can I get myself into
You make we wanna say
Me a family, a house a family
Ooh, can we be a family?
And when I'm old and sit next to you.
And when we remember when we said
I do, I do, I do, do do do do do do doo
Oh baby, I do, I do, I do, do do do do do do doo
Cause every time before we spend like
Maybe yes and maybe no
I won't live without it, I won't let it go
Just look at what we got ourselves into
You make we wanna say I do, I do, I do, I do, I do, I do,
ngopy dari http://www.directlyrics.com/colbie-caillat-i-do-lyrics.html
thanks,lagu ini aku sukaaaaaa.....banget...hehehehehe
Love you
Kamis, 02 Juni 2011
surat yang tak pernah sampai
Menikah denganmu…..sempat terlintas dalam benakku ….
Kamu harus tahu…..aku juga menginginkan hal yang sama denganmu ….
Aku sempat melihat bayanganku menjadi pengantinmu itu….
Aku sempat melihat kamu ada di sisiku mengisi hari-hari kita bersama…
Sampai nanti….sampai tua……sampai akhir hayat kita ….
Aku sempat melihatnya…..
Dan kamu tahu betapa sakitnya aku harus menghapusnya dari bayanganku….
Dari harapanku ….
Dari harapan kita….
Dari mimpi kita….
Menghapusnya total karena tak akan pernah ada kesempatan itu …..
Dan hal yang paling menyakitkan lagi bagiku adalah melihatmu tersakiti karena itu…..
Karena melihatku menghapusnya dari mimpi kita……
Maafkan aku….
Aku memang salah….
Aku yang memulai…
Tapi aku hampir tak sanggup mengakhirinya…..
Aku yakin kamu , aku , kita akan memiliki jalan bahagia masing-masing …..
Dan untukmu , itu takkan lama lagi ……
-dinar-300311-
Padang Sambian 7
Padang Sambian , Denpasar ……
Harus kemana lagi aku mencarimu …..
Harus apa lagi yang aku lakukan untuk membuatmu kembali seperti dulu ….
Menemaniku disini …..
Dengan sejuta kata-kata yang mampu membuatku tertawa ….
Harus bagaimana lagi aku mencari kabarmu …..
Harus bagaimana lagi agar aku mendengar suaramu lagi barang sejenak …..
Harus bagaimana lagi ……
Tolong katakan padaku …..
Jangan meninggalkanku seperti ini …..
Karena aku tak sanggup ….
Sungguh-sungguh tak sanggup …..
Aku kangen kamu ……
-dinar-140411-
Padang Sambian 6
Padang Sambian , Denpasar Barat …..
Aku tak mengharap kau memaafkanku ……
Tapi setidaknya berpura-puralah padaku ….
Berpura-puralah bahwa semua baik-baik saja ……
Berpura-puralah kalau kita tak pernah bersama ……
Aku tak sanggup menahan rasa sakit kau acuhkan ……
Aku tak sanggup melihat aku diabaikan …..
Aku tak sanggup …..
Aku hanya ingin kita kembali seperti dahulu apakah sulit….
Seandainya kau tahu isi hatiku ….
Betapa melihatmu bersedih karena diriku sendiri …..
Adalah hal tersakit yang bisa aku rasakan saat ini…..
Aku mencintaimu ….
Sungguh-sungguh mencintaimu ….
Hanya saja …..
Di dunia ini …..
Kita …..takkan pernah bisa bersatu ….
Itulah kenyataan pahit yang harus kita hadapi …..
Tapi jangan pernah …. Jangan pernah mengacuhkanku …..
Aku tak sanggup melawan rasa sakitnya …..
Tak sanggup …..
-dinar-050411-
Padang Sambian 5
Padang Sambian , Denpasar …..
Untukmu yang telah berani menyayangiku sepenuh hati dan apa adanya…..
Untukmu yang telah berani sedikit berharap merangkai masa depan bersamaku …..
Walau kita tahu jurang yang memisahkan begitu besar dan dalam ……
Terima kasih untuk keberanianmu itu…..
Aku takkan pernah lupa……
Takkan pernah…..
Yang aku harap sekarang hanyalah kebahagiaanmu….
Dan aku yakin dia akan datang tak lama lagi….
Bersabarlah sebentar …..
Maka dia akan datang….
Ingat kamu gak pernah sendirian….sahabatku………
-dinar-280311-
Padang Sambian 4
Padang Sambian , Denpasar …….
Patah hati lagi Dinar???
Apa bedanya ma yang sebelum-sebelumnya?
Gak ada kan ?
Rasanya masih tetap sama seperti itu …
Sakitnya masih tetap sama seperti itu …..
Hampanya juga masih sama seperti itu…..
Tak pernah berubah….
Jadi apa yang kamu takutkan ?
Apa yang kamu sedihkan ?
Kebahagiaanmu yang sebenarnya masih tetap setia menantimu disana ……
Walau kamu berpaling darinya…
Tapi dia tetap menunggumu dengan sabar disana …….
Kamu hanya tinggal menikmati hari-hari ini lagi ……
Dan tersenyumlah bersamanya….
-dinar-280311-
Padang Sambian 3
Padang Sambian , Denpasar Barat ……
Aku menemukan kalian di setiap aku mengalihkan pandanganku ……
Hingga aku tak dapat berpaling lagi ….
Aku merindukan kalian dengan sangat …..
Dan aku tak tahu apa lagi yang harus aku perbuat ……
Aku hanya mampu bertahan ……
Walau dalam kesendirian …..
-dinar-220311-
Padang Sambian 2
Padang Sambian……
Kehilangan memang menyakitkan…
Dan sepertinya aku harus terbiasa dengan rasa sakit itu…..
Aku tahu aku tak pantas untuk mengeluh…
Karena inilah jalan yang aku pilih…
Tapi mengapa…..mengapa selalu saja ada pertanyaan itu…
Aku tak pernah tahu jawabnya….
Hari ini aku menangis…
Baru kali ini selama aku di sini air mataku mengalir keluar membasahi pipi…..
Baru kali ini aku tak menahan diri…
Aku hanya ingin menangis….
Aku melihat buku perahu kertas…..mengingat mereka…
Melihat mug this is us……mengingat mereka juga….
Melihat buku laila majnun….mengingat mereka lagi….
Melihat coretan-coretan mereka…..mengingat saat bertemu mereka terakhir kali
Sebelum aku berangkat kemari…..
Aku merindukan mereka….
Bawalah rinduku ini……
Dan sampaikan pada mereka
Betapa aku menyayangi mereka…..
-dinar-170311-
Padang Sambian 1
Padang Sambian , Denpasar Barat….
Hari ini cerah…..
Entahlah….apakah secerah hatiku….atau hanya….secerah ragaku….
Masih bertempur dengan aQ…..
Entah sampai kapan…..aku tak tahu pasti…..
Tapi dejavu yang kualami…sangat sulit untuk diabaikan….
Atau mungkin hanya aku yang mencoba menghibur diriku sendiri….
Agar tetap bertahan di tanah baru ini….
Aku hanya takut akan kelelahan saja……
Walau aku tahu sejauh mana batasku….
Aku hanya takut merasa kesepian saja……
Semoga tidak….
-dinar-150311-
6000 detikku
Padang Sambian ……..
Tak pernah ku bayangkan dari percakapan selama 6000 detik ….
Kita bisa meraih semuanya …..
Mimpi dan cinta bercampur disana ………
Selama 6000 detik itu ….
Aku menemukan sosokmu ….
Seseorang yang tak pernah aku kira akan mengisi hatiku ….
Entah sampai kapan …..
Aku tahu perjalanan kita sudah sampai diujung jalan ….
Tapi cintaku untukmu masih belum menemukan ujungnya ……..
Entah kapan …..
Aku …..sungguh-sungguh kehilangan 6000 detik yang berharga itu ….
Aku merindukan obrolan kita selama 6000 detik itu ….
Aku benar-benar merindukannya …….
Tapi aku sudah tak sampai hati mengusikmu lagi …..
Karena aku tahu disana kamu pun mungkin merasakan hal yang sama …..
Bahkan mungkin lebih terasa menyakitkan dari pada apa yang aku rasa …..
Karena aku …..yang salah …….
Maafkan aku Inyo…….
Aku membuatmu terluka lagi ….
Disaat kamu baru saja mengobati lukamu sendiri ….
Maafkan aku ……
6000 detikku kini sendiri ….
Tanpa kamu lagi ….
Dan semua pun sepi ……
-dinar-110411-